• +62831-5597-4110 (KSEI FEB UNDIP)
  • ksei.febundip@gmail.com

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH INDONESIA SEBELUM DAN SESUDAH MERGER MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN

Divisi Penelitian dan Prestasi

Departemen Kajian dan Penelitian

Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Universitas Diponegoro

 

     ABSTRAK

     PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi beroperasi pada 1 Februari 2021 menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia melalui penggabungan (merger) tiga bank syariah yaitu PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM), dan PT Bank BNI Syariah (BNIS). Merger BSI bertujuan untuk mendorong bank syariah menuju pasar global dan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia serta dinilai dapat lebih efisien dalam penggalangan dana, operasional, dan belanja. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan pada sebelum dan sesudah merger BSI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan dan dokumenter  serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa, pada rasio likuiditas dan rentabilitas yaitu perhitungan FDR dan ROA menghasilkan nilai yang nyaris sama sehingga merger tidak berpengaruh secara signifikan pada kinerja keuangan BSI. Pada rasio solvabilitas perhitungan DER setelah merger mengalami kenaikan yang cukup signifikan dengan hasil lebih tinggi dibandingkan sebelum merger sehingga merger berpengaruh positif pada kinerja keuangan BSI. Terakhir berdasarkan rasio aktivitas pada perhitungan TATO sebelum merger lebih tinggi dibandingkan setelah merger yang artinya merger berpengaruh negatif kepada kinerja keuangan BSI.

Kata Kunci: merger, kinerja keuangan, bank syariah

 

Hasil penelitian secara keseluruhan dapat diakses melalui

bit.ly/RisetKSEI2021

Leave your message