• 0858-6827-5728 (Boma)
  • ksei.febundip@gmail.com

Weekly Articles: “Pengembangan Ekonomi Islam Melalui Peran Mahasiswa”

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki aktualisasi diri atas perannya bersama pemuda sampai saat ini peran pemuda masih sangat dibutuhkan demi kelangsungan dan pengembangan pergerakan nasional Indonesia. Mulai dari mereka yang memiliki kemampuan intelektualitas dan berjuang di jalur diplomasi, sampai mereka yang hanya bermodalkan semangat “merdeka atau mati” dan terjun langsung ke medan perang, memberikan kontribusi yang sangat besar.

 

Sudah tertanama dalam diri mereka  darah semangat berkobar demi perjuangnannya yerhadapa Indonesia. Buktinya adalah sekelompok mahasiswa atau pemuda juga memiliki peran dalam kemerdekaan bangsa Indonesia dan mahasiswa juga yang menggulingkan rezim pemerintahan yang dianggap otoriter melalui peristiwa 1998.

 

Krisis moneter yang yang dialami masyarakat yang kemudian berkembang menjadi krisis ekonomi, bahkan krisis sosial dan politik yang melanda Indonesia lebih dari empat tahun berjalan ini di samping itu membawa derita juga memberi berkah terselubung (blessing in disguisse). Senyatanya krisis ini memang membuat banyak orang menderita. Lebih dari 100 juta orang jatuh ke jurang kemiskinan, 40-an orang nganggur, jutaan anak putus sekolah, jutaan lagi mengalami malnutrisi. Lalu, akibat kerusuhan di berbagai tempat, ratusan ribu orang terpaksa meninggalkan kampung halamannya. Tapi di tengah begitu banyak orang yang merasa kesusahan akibat krisis yang belum jelas kapan akan berakhirnya ini, tidak sedikit orang yang justru diuntungkan. Para eksportir misalnya, jelas merasa gembira dengan melemahnya mata uang rupiah. Keuntungan yang dipetik dari bisnis ekspor menjadi berlipat ganda bila diuangkan dalam rupiah.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut dengan melihat penderitaan rakyat pada masa itu. Harapan akan kesejahteraan yang ingin dicapai adalah mungkin dapat diwujudkan melalui ekonomi islam. Menurut data Bank Indonesia, diperkirakan bahwa dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan, dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. Ini merupakan peluang yang sangat prospek, sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat.

 

Pertanyaannya, seperti apa dan bagaimana peran mahasiswa terhadap ekonomi islam untuk kedepannya? Negara dan masyarakat mempercayai penuh mahasiswa selaku sektor pengembangan ilmu menjadikan mahasiswa mempunyai peran penting terhadap meningkatnya pertumbuhan nasional dan kesejahteraan rakyat melalui ekonomi islam. Mahasiswa adalah pemegang dunia yang sudah seharusnya memiliki daya juang tinggi untuk rakyat.

 

Peran Mahasiswa

 

Peran yang sederhana dan mudah untuk dilakukan adalah pengenalan ekonomi islam melalui mulut ke mulut.  Interaksi ini sangat kuat untuk mempengaruhi seseorang dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.

 

  1. Aktor

 

Peran mahasiswa sebagai aktor disini adalah mereka benar-benar mempraktikan ekonomi islam dikehidupan sehari-hari,  dengan melalukan jual-beli, sewa-menyewa secara syariah. Dengan melakukan hal demikian, syiar dilakukan mahasiswa ini akan membawa keberhasilan terhadap kemajuan ekonomi islam.

  1. Edukator

 

Mahasiswa sebagai kelompok masyarakat terdidik, sudah sepenuhnya menjadi madia edukator kepada masyarakat,  mengetahui dan memahami perkembangan ekonomi islam dibandingan dengan masyarakat lain. Hal ini yang menjadi dasar pemberian pemahaman kepada masyarakat. Dalam hal in ni disadari mahasiswa harus terus melakukan riset tentang ekonomi islam.

 

  1. Motivator

 

Mengingat ekonomi konvensional yang sudah lebih lama berkembang di kalangan masyarakat,  tentu bukan hal yang mudah membuka wawasan dan pemikiran masyarakat untuk memahami lebih dalam ekonomi islam sebagai transaksi yang secara syariah. Hal ini menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk tetap semangat sebagai motivator masyarakat untuk tetap membarikan pengetahuan tentang ekonomi islam di lingkungan masyarakat.

 

  1. Akselerator

 

Terhadap hasil yang akan diperoleh mahasiswa tidaklah cepat untuk merasa puas terhadap apa yang sudah di kerjakan. Mereka harus tetap melaksanakan perannya hingga ekonomi islam benar-benar di gunakan sebagi transaksi di dalam masyarakat. Dengan keempat cara tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pembangunan ekonomi, serta melahirkan mahasiswa berkarakter yang peduli terhadap kehidupan bangsa dan dapat memberikan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh negara Indonesia.

Leave your message