• 082280336808 (Maryam)
  • ksei.febundip@gmail.com

Membangun Negeri dengan Menegakkan Prinsip Ekonomi Syariah melalui SET 1

Sabtu, 18 November 2017 KSEI FEB Undip telah melaksanakan SET 1 (Sharia Economic Training 1) dengan tema “Menjadi Pemuda Pembangun Negeri dengan Menegakkan Prinsip Ekonomi Syariah”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Open Recruitment KSEI FEB Undip. Sesuai temanya, SET 1 ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para calon pejuang ekonom rabbani mengenai ekonomi Islam, tentang FoSSEI, dan tentang keorganisasian. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB di ruang EB 3.8 Gedung B Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, Tembalang, Semarang. Dibuka oleh Alam Armansyah selaku MC kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FoSSEI yang dipandu oleh Yasri Tata. Kemudian pembacaan tilawatil Al-qur’an oleh Manarul Hidayat. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama yakni sambutan Ketua Panitia SET 1 dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua KSEI FEB UNDIP. Diakhiri dengan sambutan pembina KSEI FEB Undip yakni Bapak Adityawarman.

Sesi selanjutnya adalah pemaparan materi oleh Ibu Fajar Fitriana dari perwakilan Otoritas Jasa Keuangan. Ibu Fitriana memberikan materi mengenai pengantar ekonomi Islam. Kemudian dilanjutkan oleh rekannya yakni Bapak Catur yang menerangkan mengenai perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. Seusai pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab. Pemberian plakat diberikan kepada Ibu Fitria. Sesi kedua pemaparan materi disampaikan oleh Darihan Mubarak yakni Presidium Nasional FoSSEI yang memberikan materi mengenai ke-FoSSEI-an dan keorganisasian. Mengenalkan pada para calon pengurus KSEI tentang apa itu FoSSEI dan peran FoSSEI serta memberikan tips-tips dalam berorganisasi. Dilanjutkan dengan tanya jawab kemudian penyerahan plakat. Usai materi, para peserta SET 1 dipersilahkan untuk ishoma.

Setelah ishoma, peserta diperkenalkan kepada para pengurus harian mulai dari presiden, wakil presiden, manager, kabiro, dan staff ahli di kepengurusan 2018. Kemudian peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan FGD (Forum Group Discussion). Sebelum FGD dimulai, acara SET 1 ditutup dengan doa. FGD ini menjadi salah satu penilaian bagi peserta Oprec untuk menjadi pengurus KSEI. Peserta diberikan kasus mengenai halal lifestyle kemudian memilih peran dari 4 peran yakni Pemerintah, Masyarakat, Pelaku bisnis, dan Mahasiswa. Selanjutnya mereka mempresentasikan analisis SWOT terhadap tema tersebut sesuai sudut pandang dari peran mereka masing-masing. Usai FGD dilanjutkan dengan kegiatan santai yakni tanya jawab mengenai KSEI.


Leave your message