• 082280336808 (Maryam)
  • ksei.febundip@gmail.com

Pentingnya Bershalawat di Hari Jum’at

Shalawat merupakan bentuk kata jamak dari bahasa arab, bentuk kata tunggalnya adalah salat yang berarti doa, keberkahan, kemuliaan, kesejahteraan dan ibadah.‎
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzaab: 56]
Diriwayatkan bahwa makna shalawat Allah kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pujian Allah atas beliau di hadapan para Malaikat-Nya, sedangkan shalawat Malaikat berarti mendo’akan beliau, dan shalawat ummatnya berarti permohonan ampun bagi beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Shalawat merupakan amalan yang paling hebat namun banyak dilalaikan umat muslim. Sholawat merupakan bagian kecil dalam meniru dan mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Allah SWT dan para malaikat-Nya. Jika kita menginginkan kemudahan dan kesuksesan, perbanyaklah bershalawat kepada Rasulullah SAW maka akan semakin baik dan menjadi salah satu amal kita sehari-hari. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umat muslim untuk memperbanyak membaca shalawat kepadanya pada hari Jum’at. Sebab pada hari Jum’at merupakan hari yang paling mulia. Oleh karena itu, sangat dianjurkan kepada umat muslim untuk menyempatkan waktunya di hari Jum’at untuk membaca shalawat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَكْثِرُوا الصَّلاَةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا.
“Perbanyaklah kalian membaca shalawat kepadaku pada hari dan malam Jum’at, barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.”

Keutamaan bershalawat pada hari Jum’at:
1. Jika bershalawat satu kali pada hari Jumat, maka Allah bershalawat untuknya sepuluh kali. Maksud Allah bershalawat kepada Nabi SAW adalah dengan memberi rahmat-Nya untuk manusia yang bershalawat.
2. Mengucapkan shalawat pada hari Jumat akan disaksikan oleh malaikat dan malaikat akan bershalawat 10 kali kepada mereka yang membacanya dan memintakan ampunan untuk manusia tersebut.
3. Siapa yang paling banyak bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW pada hari Jumat, maka akan dekat kedudukannya dengan Nabi SAW di Yaumil Mahsyar kelak. 
4. Memperbanyak membaca shalawat pada hari dan malam jumat, maka Nabi Muhammad akan menjadi saksi dan penolongnya pada hari kiamat.
5. Memperbanyak shalawat pada hari Jumat sebanyak seribu kali, maka ia tidak akan mati sebelum melihat surga sebagai tempat tinggalnya. 
6. Barangsiapa membacakan shalawat untukku pada hari jumat, maka shalawat itu akan menjadi syafaat baginya besok di hari kiamat.
7. Siapa yang shalat ashar pada hari Jumat, kemudian sebelum berdiri meninggalkan shalatnya membaca “Allaahumma Shalli ‘Alaa Muhammad An-Nabiyyil Ummiyyi wa ‘Alaa Alihi wa Shahbihi Wa Sallim Tasliiman Katsiira” sebanyak delapan puluh kali, maka dosa-dosanya selama delapan puluh tahun akan diampuni dan akan dituliskan pahala ibadah selama delapan puluh tahun untuknya.”

Shalawat merupakan amalan yang mudah dilakukan, namun dalam menjalankannya akan banyak godaan karena aktivitas dunia yang membuat kita lupa akan pentingnya bershalawat. Oleh karena itu, mari kita intropeksi diri kita, renungkan dan rasakan betapa banyaknya manfaat yang dapat diambil jika kita melakukan amalan allah salah satunya bershalawat. Marilah kita bershalawat selagi masih ada kesempatan dan terus mencoba dengan keyakinan dalam menjalankan amalan yang juga dilakukan oleh Allah SWT dan malaikat-Nya.

Ditulis oleh
Marlita Dwi Widhayanti
Sekretaris II Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro

Leave your message