• 082280336808 (Maryam)
  • ksei.febundip@gmail.com

Memanfaatkan Keunggulan Teknologi Untuk Membayar Zakat

Membayar zakat adalah rukun Islam ke-3. Ini berarti bahwa kita sebagai umat muslim diwajibkan untuk menjalani perintah Allah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
“Sesungguhnya kamu akan mendatangi suatu kaum dari Ahli Kitab, maka ajaklah mereka kepada persaksian bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah –dalam riwayat lain: kepada tauhidullah-. Jika mereka mentaatimu untuk hal tersebut, maka beritahukanlah kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka shalat lima waktu setiap siang dan malam. Jika mereka mentaatimu untuk hal tersebut maka beritahukanlah kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka zakat yang diambil dari orang kaya mereka lalu dibagikan kepada orang-orang fakir di antara mereka. Jika mereka mentaatimu untuk hal tersebut maka kamu jauhilah harta mulia mereka. Takutlah kamu terhadap doa orang yang terzhalimi, karena tidak ada penghalang antara dia dan Allah” (H.R Bukhari 1395 dan Muslim 19)

Jelas, zakat adalah sesuatu yang wajib kita lakukan jika memenuhi syarat individu membayar zakat yaitu: Islam, Merdeka, Berakal dan baligh, Memiliki nishab

Di era sekarang ini dimana teknologi keuangan mendominasi dan masyarakat lebih banyak menggunakan transaksi yang berbasis internet dan aplikasi yang dimana lebih memudahkan mereka untuk bertransaksi, telah membuat suatu cara membayar zakat yang lebih mudah.

Dalam prakteknya, pemberi zakat kadang mengalami kesulitan menemukan lokasi untuk menunaikan kewajiban tersebut. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, urusan memberikan zakat kini juga dapat dilakukan secara online. Beberapa penyalur zakat resmi di dalam negeri telah menambahkan opsi untuk berzakat secara online. Beberapa contoh lembaga yang mengelola pembayaran zakat di Indonesia adalah: Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, BAZNAS, dan kitabisa.com .

Keuntungan menbayar zakat secara online antara lain :
1. Ada fasilitas kalkulator zakat, yang berguna untuk menghitung seberapa besar zakat yang harus dikeluarkan oleh seseorang berdasarkan kondisi setiap orang.
2. Membayar zakat secara online lebih bisa dipercaya karena para pemberi zakat diberikan informasi mengenai jumlah dana dan ke mana dana tersebut dialokasikan
3. Tidak perlu mendatangi para penerima zakat. Kita bisa membayarkan zakat tanpa harus pergi jauh ke masjid atau mencari-cari orang yang berhak menerima zakat.

Maka dari itu, yuk mari membayar zakat! Tidak ada alasan lagi untuk malas membayar zakat. Selain itu merupakan kewajiban kita, sekarang sudah dipermudah dengan perkembangan teknologi yakni sistem zakat online.

Ditulis oleh
Esha Strndiva
Staff Divisi Kajian Departemen Kajian dan Penelitian Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro

Leave your message